Semua jenis Kamera Cam Corder memiliki bagian dan fungsi-fungsi yang sama, Disebut Cam Corder karena ia terdiri dari sebuah Kamera dan Recorder atau perekam dalam satu unit yang sama, dan Cam Corder ini menggunakan pita kaset sebagai media magnet penyimpanan gambar dan suara. Kamera Cam Corder mengubah gambar yang dihantarkan oleh lensa kedalam signal elektronik.
Cara mengoperasikan kamera Jenis Camcorder memang relatif lebih mudah daripada kamera professional, Namun ditangan seorang ahli, hasil kamera Camcorder bisa bernilai tinggi. Berikut ini adalah bagian – bagian kamera yang penting untuk diketahui.
Lensa
Lensa menentukan apa yang dilihat oleh kamera Sesuai jenis lensa dan pada saat seorang operator kamera memainkan lingkaran Zoom dan Focus.
Lingkaran Focus
Fungsinya adalah mengatur ketajaman dan kejelasan dari gambar. Ketika gambar keluar dari Focus ataupun sesuai dengan keinginan operator.
Lingkaran Control Zoom
Dengan Lingkaran (ring) ini Kita bisa memilih seberapa besar sebuah obyek bisa dilihat. Hal ini juga dapat diperoleh dari fasilitas tombol Left dan Right dari Auto Control Zoom yang terletak diatas badan kamera disesuaikan dengan jangkauan jari.
Lingkaran Zoom lebih sering digunakan untuk menyesuaikan ukuran gambar ketimbang untuk merekam gerakan gambar sebenarnya.
Fungsi dari Lingkaran Iris atau disebut juga diafragma ini digunakan untuk mengatur banyaknya cahaya yang masuk kedalam lensa kamera, bila terlalu banyak cahaya yang masuk kedalam lensa, maka gambar akan terbakar. Iris ini harus ditutup atau dibuka sedikit sampai gambar tampak alamiah.
View Finder
Adalah sebuah jendela gambar, semacam tivi kecil yang memperlihatkan obyek yang sedang dibidik dan direkam, jendela gambar ini juga memberikan informasi tambahan lainnya bagi Kamerawan sebagai contoh menampilkan setting kamera pada saat itu dan juga informasi mengenai berapa menit lagi pita kaset yang tersisa, termasuk informasi yang penting mengenai posisi nyala atau signal kamera sedang merekam.
Selain Diafragma atau Iris yang menentukan Dimensi dari gambar yang dihasilkan adalah Fungsi untuk membuat keseimbangan cerah putih. Proses ini memberitahukan kepada kamera apa warna putih cerah itu, karena warna putih berubah disituasi pencahayaan yang berbeda, namun biasanya dalam Handycam yang terbatas fasilitas manual, warna cerah putih telah diset secara auto.
Sesuai dengan penyebutannya “Cerah Putih” atau White Balance, kamera akan menangkap warna putih yang sebenarnya dengan bantuan berupa obyek putih atau kertas putih yang memungkinkan kamera beradaptasi pada keadaan saat itu, itulah mengapa biasanya seorang kamerawan setiap kali berpindah lokasi selalu menghadapkan sebuah obyek putih didepan lensa kamera, sehingga kamera dapat mengingat seberapa besar cerah putih pada kondisi cahaya saat itu.
Rangkuman
1. Apapun Jenis Kamera yang Anda gunakan, Anda akan menemukan bagian dan Fungsi-fungsi utama yang sama.
2. Lensa Kamera menentukan apa yang dilihat oleh Kamera
3. Bila Gambar tidak jelas atau gambar tidak Fokus, ini disebut “Out of Focus”
4. Fungsi Utama dari Zoom adalah untuk menyesuaikan ukuran gambar yang akan direkam, bukan untuk menampilkan ukuran yang sebenarnya.
5. Bila bukaan cahaya terlalu lebar maka gambar akan terbakar.
6. Keseimbangan Cerah Putih, menunjukkan kepada Kamera apa itu Putih.
7. Bila Warna gambar dari sebuah Obyek ternyata tidak sama dengan yang terlihat oleh mata telanjang, ini berarti Cerah Putihnya tidak alamiah atau belum sesuai.
RSS Feed
Twitter
Posted in
Tags:
[...] film. Di dalam gambar tersebut juga berisi catatan mengenai adegan, sound, sudut dan pergerakan kamera, dan lain sebagainya. Penggunaan storyboard jelas akan mempermudah pelaksanaan dalam proses [...]