<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>pakbhanu.com &#187; Film</title>
	<atom:link href="http://www.pakbhanu.com/tag/film/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.pakbhanu.com</link>
	<description>Tempat Belajar &#38; Berbagi Ilmu</description>
	<lastBuildDate>Fri, 27 Aug 2010 06:11:30 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9.2</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<xhtml:meta xmlns:xhtml="http://www.w3.org/1999/xhtml" name="robots" content="noindex" />
		<item>
		<title>Menjadi Luar Biasa di Televisi</title>
		<link>http://www.pakbhanu.com/menjadi-luar-biasa-di-televisi/</link>
		<comments>http://www.pakbhanu.com/menjadi-luar-biasa-di-televisi/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 26 Aug 2010 06:06:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>bhanu</dc:creator>
				<category><![CDATA[Broadcasting]]></category>
		<category><![CDATA[Film]]></category>
		<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[Televisi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.pakbhanu.com/?p=670</guid>
		<description><![CDATA[Harus diakui, sulit untuk eksis di dunia broadcasting bila seseorang atau sebuah acara adalah biasa-biasa saja. Harus ada sesuatu yang luar biasa jika ingin mempertahankannya. Mbah maridjan semula adalah seseorang yang biasa-biasa saja, ketika Merapi di ekspose media ditambah &#8220;pembangkangan&#8221; dia akan pemerintah daerah karena tanggung jawabnya, jadilah dia menjadi luar biasa.
Luar biasa disini dapat [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a rel="nofollow" href="http://www.pakbhanu.com/wp-content/uploads/2010/08/Luar-Biasa.gif"><img src="http://www.pakbhanu.com/wp-content/uploads/2010/08/Luar-Biasa-199x300.gif" alt="" title="Luar Biasa" width="199" height="300" class="alignleft size-medium wp-image-671" /></a>Harus diakui, sulit untuk eksis di dunia broadcasting bila seseorang atau sebuah acara adalah biasa-biasa saja. Harus ada sesuatu yang luar biasa jika ingin mempertahankannya. Mbah maridjan semula adalah seseorang yang biasa-biasa saja, ketika Merapi di ekspose media ditambah &#8220;pembangkangan&#8221; dia akan pemerintah daerah karena tanggung jawabnya, jadilah dia menjadi luar biasa.</p>
<p>Luar biasa disini dapat pula berarti unik dan berbeda. Seorang yang bernama Adam mungkin terdengar biasa di pikiran kita, namun jika ditambahi menjadi Adam So7, pikiran kita seperti langsung menemukan lampu yang terang. Semua yang ada dalam diri manusia bisa menjadi sesuatu hal yang luar biasa. Tubuh yang sempurna dan wajah yang rupawan bisa menjalani karirnya sebagai artis sinetron maupun model. Suara yang merdu bisa menjadi modal sebagai penyanyi atau narator. Olahragawan dapat menjadi seorang selebritis dengan prestasinya. Ucok Baba adalah seseorang yang punya kekurangan dalam hal tinggi badan, namun secara finansial dia tidak mengalami kekurangan. Bagi anda yang kesulitan berekspresi secara verbal, gunakan metode seperti mr. Bean dimana kata-kata amat dihindari disini. Seorang artis di Amerika mempunyai wajah yang tidak begitu cantik serta tidak dikenal, namun beberapa bagian tubuhnya seperi leher, tangan dan kakinya sangat sempurna. Bagian tubuhnya itulah yang sering dijadikan model untuk iklan kosmetik dan alat kecantikan lainnya.<br />
<span id="more-670"></span><br />
Seorang produser setidaknya harus mempunyai feeling yang jeli dalam menangkap fenomena biasa menjadi hal yang luar biasa. Bajaj Bajuri adalah contoh program yang secara sinematografis kurang bagus, namun ditutupi oleh cerita dan karakter yang kuat. Bangsa Indonesia kerap menggunakan lelaku atau benda mistis dalam kesehariannya, hal ini menjadi tren beberapa tahun lalu dengan banyaknya tayangan mistis di televisi hingga berlanjut ke film. Memanfaatkan teknologi internet juga bisa membuat sesuatu yang biasa menjadi luar biasa, seperti videonya Sinta and Jojo dengan Keong Racun-nya.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.pakbhanu.com/menjadi-luar-biasa-di-televisi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Analisis Film “SPIRIT” Dengan Metode SMART</title>
		<link>http://www.pakbhanu.com/analisis-film-%e2%80%9cspirit%e2%80%9d-dengan-metode-smart/</link>
		<comments>http://www.pakbhanu.com/analisis-film-%e2%80%9cspirit%e2%80%9d-dengan-metode-smart/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 17 Aug 2010 22:42:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>bhanu</dc:creator>
				<category><![CDATA[Broadcasting]]></category>
		<category><![CDATA[E-Learning]]></category>
		<category><![CDATA[Film]]></category>
		<category><![CDATA[Pembelajaran]]></category>
		<category><![CDATA[Video]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.pakbhanu.com/?p=661</guid>
		<description><![CDATA[Analisis Film menggunakan Metode SMART merupakan metode yang diperkenalkan oleh Prof. M. Suyanto, Ketua STMIK AMIKOM Yogyakarta. Metode ini merupakan adaptasi dan rangkuman dari beberapa metode yang beliau pelajari. Dengan mengadopsi cara perancangan film model Hollywood maka diharapkan jika diaplikasikan secara benar akan menghasilkan cerita film yang berkualitas setara dengan buatan sineas Hollywood.
Berikut ini adalah [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a rel="nofollow" href="http://www.pakbhanu.com/wp-content/uploads/2010/08/Spirit-Stallion-of-the-Cimarron.jpg"><img src="http://www.pakbhanu.com/wp-content/uploads/2010/08/Spirit-Stallion-of-the-Cimarron-300x150.jpg" alt="" title="Spirit-Stallion of the Cimarron" width="300" height="150" class="alignleft size-medium wp-image-663" /></a>Analisis Film menggunakan Metode SMART merupakan metode yang diperkenalkan oleh Prof. M. Suyanto, Ketua STMIK AMIKOM Yogyakarta. Metode ini merupakan adaptasi dan rangkuman dari beberapa metode yang beliau pelajari. Dengan mengadopsi cara perancangan film model Hollywood maka diharapkan jika diaplikasikan secara benar akan menghasilkan cerita film yang berkualitas setara dengan buatan sineas Hollywood.<br />
Berikut ini adalah Analisis Film <strong>Spirit: Stallion of the Cimarron</strong> Dengan Metode SMART, yang bisa juga sebagai acuan cara membuat skenario film kelas dunia.<br />
Komponen Penyusun Metode SMART ini antara lain;<br />
1. <strong>S</strong>atu Kata:   SPIRIT<br />
2. <strong>M</strong>enulis Logline : Bagaimana Jika seekor kuda yang di tangkap manusia dan kemudian pantang menyerah berusaha membebaskan dirinya?<br />
3. <strong>A</strong>da 7 Pertanyaan Pokok:<br />
1.	Siapakah tokoh utamanya?  <span id="more-661"></span><strong><em>Spirit</em></strong><br />
2.	Apa yang diinginkan/didambakan tokoh utama ? <strong><em>Dia sangat menikmati kebebasannya, seperti ketika ia balapan dengan elang, tapi ia juga ingat tanggung jawabnya sebagai pimpinan kawanan Cimarron.</em></strong><br />
3.	Siapa/apa yang menghalangi tokoh utama untuk mendapatkan yang diinginkan? <strong><em>Seorang pimpinan pasukan tentara AS berpangkat Kolonel</em></strong>.<br />
4.	Bagaimana pada akhirnya tokoh utama berhasil mencapai apa yang dicita-citakan dengan cara yang luar biasa, menarik dan unik? <strong><em>Berjuang dengan segenap kemampuan dan pantang menyerah. Yang menarik dan unik adalah bahwa Spirit adalah seekor kuda.</em></strong><br />
5.	Apa yang ingin anda sampaikan dengan mengakhiri cerita seperti ini? <strong><em>Optimisme, berpikir positif, belajar dari alam, sayang terhadap sesama,  kesabaran dan berusaha adalah kunci kesuksesan</em></strong><br />
6.	Bagaimana anda mengisahkan cerita anda? <strong><em>Dengan sudut pandang orang ketiga, dengan musik yang digunakan untuk menekankan tema, adegan dan pola dialog yang mengandalkan bahasa tubuh seekor kuda.</em></strong><br />
7.	Bagaimana tokoh utama dan tokoh-tokoh pendukung lain mengalami perubahan dalam cerita ini?  <strong><em>Spirit menyadari bahwa usaha dan semangat pantang menyerah adalah senjata untuk menghadapi masalah. Little Creek (Indian) menyadari bahwa Spirit dan Rain memiliki kehendak untuk bebas. Sang Kolonel menjadi sangat menghormati akan kehendak bebas dari Spirit dan teman-temannya.</em><br />
</strong></p>
<p>4. <strong>R</strong>ahasia Skenario:<br />
Diagram Scene dari film SPIRIT.<br />
<a rel="nofollow" href="http://www.pakbhanu.com/wp-content/uploads/2010/08/Diagram-Scene-SPIRIT.jpg"><img src="http://www.pakbhanu.com/wp-content/uploads/2010/08/Diagram-Scene-SPIRIT-300x212.jpg" alt="" title="Diagram Scene - SPIRIT" width="300" height="212" class="aligncenter size-medium wp-image-662" /></a><br />
5. <strong>T</strong>ahap-tahap Cerita Ringkas:</p>
<p>Babak 1<br />
Spirit (Matt Damon) adalah kuda jantan muda yang memimpin kawanan Cimarron. Dia menikmati kebebasannya, hal ini terlihat ketika ia balapan dengan burung elang, tapi ia juga selalu ingat tanggung jawabnya, seperti ketika ia menyelamatkan dua anak kuda dari serangan Harimau. Suatu malam dia melihat api unggun di kejauhan dan pergi untuk menyelidiki, meskipun ibunya menginginkan dia untuk tetap tinggal. Ketika ia mencapai perkemahan, kuda2 yang diikat di dekatnya mendorongnya untuk pergi, tetapi dia ingin tahu siapa yang ada di sana. Spirit Mengorek-nya sehingga menyebabkan laki-laki itu bangun dan mengejarnya. Akhirnya spirit tertangkap, sedangkan ibu dan kawanan menonton dari tebing di dekatnya. Ibunya mencoba untuk pergi menolongnya, tetapi Spirit mendesak ibu dan kawanannya untuk melarikan diri.</p>
<p>Babak 2<br />
Spirit oleh sang tentara dibawa ke sebuah benteng, di mana ia menentang segala upaya mereka untuk diberi cap, sepatu, dan sebagainya. Seorang Kolonel memerintahkan untuk diikat pada sebuah tiang selama tiga hari tanpa makanan atau air. Sementara ia terikat, Lakota (Indian) muda pemberani bernama Little Creek (Daniel Studi) dibawa masuk dan di ikat di pos lain. Malam itu, teman-teman Little Creek melemparkan belati, lalu ia sembunyikan dari para prajurit ketika mereka berbaris keluar di waktu fajar pada hari ketiga. Kolonel mencoba untuk naik Spirit. Meskipun ia berusaha keras, tidak bisa melemparkan sang kolonel dan tampaknya menyerah, lelah. Kolonel sangat senang dengan dirinya sendiri dan mengendarai Spirit di sekitar kandang. Tetapi Spirit melemparkan Kolonel dari punggungnya. Kolonel sangat marah dan berusaha untuk menembak Spirit, tapi Little Creek mencegahnya. Keduanya kemudian melarikan diri, bersama semua kuda lain dalam benteng. Begitu bebas, Little Creek memanggil kudanya sendiri, seekor kuda betina yang cantik bernama Rain, dan melompat ke atasnya. dst&#8230;<br />
Babak 3<br />
Babak ketiga dimulai ketika Spirit dan kuda-kuda lain yang digunakan oleh kereta api untuk menggerakkan mesin uap. Dst hingga film selesai..</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.pakbhanu.com/analisis-film-%e2%80%9cspirit%e2%80%9d-dengan-metode-smart/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Rundown Produksi</title>
		<link>http://www.pakbhanu.com/rundown-produksi/</link>
		<comments>http://www.pakbhanu.com/rundown-produksi/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 08 Jun 2010 00:25:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>bhanu</dc:creator>
				<category><![CDATA[Broadcasting]]></category>
		<category><![CDATA[Film]]></category>
		<category><![CDATA[Produksi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.pakbhanu.com/?p=510</guid>
		<description><![CDATA[Tulisan Berikut ini akan mengulas urut-urutan proses produksi dari sebuah film yang bisa dijadikan pedoman bagi Anda filmaker
PRA PRODUKSI
1.	Penulisan naskah (Sinopsis, Treatment, Naskah).
2.	Research 7 keys Members (Producer, penulis naskah, unit manager,   director, editor, Technical Director dan Art Director).
3.	Penetapan Rundown Produksi (Scheduling Produksi).
4.	Proses Casting, survey lokasi, Story Board, budgeting, research Crew, Equipt list, kontrak [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Tulisan Berikut ini akan mengulas urut-urutan proses produksi dari sebuah film yang bisa dijadikan pedoman bagi Anda filmaker</p>
<p>PRA PRODUKSI<br />
1.	Penulisan naskah (Sinopsis, Treatment, Naskah).<br />
2.	Research 7 keys Members (Producer, penulis naskah, unit manager,   director, editor, Technical Director dan Art Director).<br />
3.	Penetapan Rundown Produksi (Scheduling Produksi).<br />
4.	Proses Casting, survey lokasi, Story Board, budgeting, research Crew, Equipt list, kontrak talent / Crew, dan scheduling.<br />
5.	Checklist equipment, rundown produksi, shoot List, set blocking/Set Plan, wardrobe list, property list.<br />
6.	Pembentukan White Book Production.<br />
7.	Bedah naskah All Crew dan Talent.<br />
8.	Pengamatan dan latihan teknis di lokasi dan proses reading talent.<br />
<span id="more-510"></span><br />
PRODUKSI<br />
1.	Crew Call.<br />
2.	Briefing all team produksi (Rundown Shooting / breakdown shooting).<br />
3.	Reading talent, dan Set-up Location.<br />
4.	Blocking Location.<br />
5.	Rehearsal (Latihan akhir di dalam Blocking).<br />
6.	Standby Blocking.<br />
7.	Take Picture.<br />
8.	Shooting report (Time Code, ket. Adegan, dan laporan shooting harian).<br />
9.	Last check Equiptment, standby to Load Up.</p>
<p>POST PRODUKSI<br />
1.	Editing Off Line<br />
2.	Editing dan Mixing.<br />
3.	Dubbing.<br />
4.	Pemilihan ilustrasi musik, efek, dan Sound Track.<br />
5.	Mixing Audio.<br />
6.	Preview 7 keys members.<br />
7.	Final Editing (Revisi).<br />
8.	Mastering.<br />
9.	Launching.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.pakbhanu.com/rundown-produksi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Shrek 4 Forever After (2010)</title>
		<link>http://www.pakbhanu.com/shrek-4-forever-after-2010/</link>
		<comments>http://www.pakbhanu.com/shrek-4-forever-after-2010/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 24 May 2010 09:31:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>bhanu</dc:creator>
				<category><![CDATA[3D]]></category>
		<category><![CDATA[Promo]]></category>
		<category><![CDATA[Film]]></category>
		<category><![CDATA[Resensi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.pakbhanu.com/?p=501</guid>
		<description><![CDATA[Setelah menantang naga jahat, menyelamatkan seorang putri kerajaan yang cantik dan menyelamatkan kerajaan, apa yang Ogre lakukan? Nah, jika Anda adalah Shrek, Anda tiba-tiba menjadi seorang pria dambaan keluarga. Bukannya menakut-nakuti penduduk desa seperti biasa, seorang Shrek sekarang enggan untuk melakukan kegiatannya. Apa yang terjadi pada teriakan raksasa itu?
Karena merindukan hari-hari ketika dia merasa seperti [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a rel="nofollow" href="http://www.pakbhanu.com/wp-content/uploads/2010/05/Shrek-4.jpg"><img src="http://www.pakbhanu.com/wp-content/uploads/2010/05/Shrek-4-300x127.jpg" alt="Film Shrek 4" title="Shrek 4" width="300" height="127" class="alignleft size-medium wp-image-502" /></a>Setelah menantang naga jahat, menyelamatkan seorang putri kerajaan yang cantik dan menyelamatkan kerajaan, apa yang Ogre lakukan? Nah, jika Anda adalah <strong>Shrek</strong>, Anda tiba-tiba menjadi seorang pria dambaan keluarga. Bukannya menakut-nakuti penduduk desa seperti biasa, seorang Shrek sekarang enggan untuk melakukan kegiatannya. Apa yang terjadi pada teriakan raksasa itu?</p>
<p>Karena merindukan hari-hari ketika dia merasa seperti raksasa &#8220;nyata,&#8221; Shrek terjebak dalam pakta perjanjian dengan makhluk yang sangat pandai bicara, Rumpelstiltskin. Shrek tiba-tiba menemukan dirinya dalam versi yang lain, yaitu berada di versi lain negeri Far Far Away, dimana raksasa diburu, <strong>Rumpelstiltskin</strong> adalah raja serta <strong>Shrek dan Fiona</strong> belum pernah bertemu. Sekarang, terserah pada Shrek untuk membatalkan semua yang telah dia lakukan dengan harapan bisa menyelamatkan teman-temannya, mengembalikan dunia dan mendapatkan Cinta Sejati.<br />
<span id="more-501"></span><br />
Also Known As: <strong>Shrek 4, Shrek Goes Fourth, The Next Shrek</strong><br />
Production Status: In Production/Awaiting Release<br />
Genres: Kids/Family, Animation and Sequel<br />
Running Time: 1 hr. 34 min.<br />
Release Date: May 21st, 2010 (wide)<br />
MPAA Rating: PG for mild action, some rude humor and brief language.<br />
Distributors: Paramount Pictures<br />
Studios: DreamWorks Animation<br />
Produced in: United States</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.pakbhanu.com/shrek-4-forever-after-2010/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>How to Train Your Dragon (2010)</title>
		<link>http://www.pakbhanu.com/how-to-train-your-dragon-2010/</link>
		<comments>http://www.pakbhanu.com/how-to-train-your-dragon-2010/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 24 May 2010 07:13:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>bhanu</dc:creator>
				<category><![CDATA[3D]]></category>
		<category><![CDATA[Promo]]></category>
		<category><![CDATA[Film]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.pakbhanu.com/?p=493</guid>
		<description><![CDATA[Seorang remaja Viking bernama Hiccup hidup di Pulau Berk, tempat dimana bertempur dengan naga adalah cara untuk hidup. Para remaja itu punya kecerdasan dan rasa humor. Sayangnya tidak terlalu baik dengan pemimpin suku-nya atau kepala yang &#8230; kebetulan menjadi ayah Hiccup. Namun, ketika Hiccup masuk dalam Pelatihan Naga dengan remaja Viking lain, ia melihat kesempatan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a rel="nofollow" href="http://www.pakbhanu.com/wp-content/uploads/2010/05/Hiccup-HowToTraiYourDragon.jpg"><img src="http://www.pakbhanu.com/wp-content/uploads/2010/05/Hiccup-HowToTraiYourDragon-300x127.jpg" alt="" title="Hiccup-HowToTraiYourDragon" width="300" height="127" class="alignleft size-medium wp-image-494" /></a>Seorang remaja Viking bernama Hiccup hidup di Pulau Berk, tempat dimana bertempur dengan naga adalah cara untuk hidup. Para remaja itu punya kecerdasan dan rasa humor. Sayangnya tidak terlalu baik dengan pemimpin suku-nya atau kepala yang &#8230; kebetulan menjadi ayah Hiccup. Namun, ketika Hiccup masuk dalam Pelatihan Naga dengan remaja Viking lain, ia melihat kesempatan untuk membuktikan bahwa dia memiliki apa yang diperlukan untuk menjadi pejuang. Tapi ketika dia bertemu (dan akhirnya berteman dengan) seekor naga yang terluka, sikapnya berbalik, dan apa yang terjadi adalah Hiccup menjadikannya sebagai satu kesempatan untuk membuktikan bahwa dirinya berubah dan punya kesempatan untuk menetapkan arah baru bagi masa depan suku secara keseluruhan.<br />
<span id="more-493"></span><br />
Production Status: 	Released<br />
Genres: 	Action/Adventure, Comedy, Kids/Family, Science Fiction/Fantasy, Animation and Adaptation<br />
Running Time: 	1 hr. 30 min.<br />
Release Date: 	March 26th, 2010 (wide)<br />
MPAA Rating: 	PG for sequences of intense action and some scary images, and brief mild language.<br />
Distributors:<br />
Paramount Pictures<br />
Production Co.:<br />
Mad Hatter Entertainment<br />
Studios:<br />
DreamWorks Animation<br />
U.S. Box Office: 	$92,326,000<br />
Produced in: 	United States</p>
<p>Berikut ini adalah Komentar beberapa orang yang telah menonton Film ini.</p>
<p>So much <strong>better than Alice in Wonderland..</strong><br />
by yan (movies profile) Mar 26, 2010</p>
<p>My husband and I (we are both 30+) went for this movie, hoping that we are not paying $20 per person ticket to see something similarly tasteless and soulless like AIW. I have to say, it really surprised us &#8212; the visual and the story were both great. It was riveting from the start, and except for just a couple of scenes that were a bit cliched, we felt the story quite original, the visual stunning, and the execution/directing superb. You feel for the characters, and wish you would go through the same journey they did!! It was one of those movies that make you feel time fly by too fast and you actually don&#8217;t want it to end!</p>
<p>I am a movie junkie and see all sort of genres, and this is my favorite of 2010 so far.</p>
<p>Exhilirating, thirlling, <strong>fantastic family film&#8230;</strong><br />
by bck (movies profile) Mar 25, 2010</p>
<p>Directors Chris Sander and Dean DeBlois had some success at Disney (that being the utterly fantastic “Lilo and Stitch” movie, which modern Disney has yet to surpass) and somehow found their way to DreamWorks to work on this equally fantastic and entertaining “How To Train Your Dragon”, adapted from the book by Cressida Cowell.</p>
<p>The movie tells of a weakling of a Viking named Hiccup who wants to follow in his father’s footsteps and be a great dragon slayer. Unfortunately, Hiccup can barely lift a sword, so he is assigned to assist the blacksmith in reforging and sharpening the weapons used against the dragons that plague their village called Berk. Eager to join the fight, Hiccup devises his own tools with which he manages to bring down a dragon. When he heads off to slay his fallen foe, however, Hiccup learns some new things about the dragons that would go against everything his people believe about the creatures. What follows is a remarkable and exhilarating adventure, particularly in 3D.</p>
<p>Visually, the movie is quite stunning. It’s not quite the same as watching a Pixar movie, but it’s the emotional heft that would accompany a Pixar film, but they do have equally emotional moments when the story needs it. While Pixar tends to nestle comfortably within the General Audiences rating, DreamWorks tends to aim a little higher with more PG rated entertainment. Adventures that would appeal to the kids while servicing a story and dialogue that would satisfy an older audience, such as “Monsters vs. Aliens” or even “Kung Fu Panda”.</p>
<p>While <strong>Pixar</strong> is moving towards more realistic backgrounds, as showcased in “Up”, <strong>DreamWorks</strong> keep their worlds uniformed to their characters design. Although, the design of the hero dragon, Toothless, does bear a striking resemblance to the alien Stitch, particularly with the shape of the head, mouth and eyes. There are a variety of dragons to gawk at as well, which is actually impressive in their design. The humans themselves are fairly cartoony, the kind you might find in an illustrated children’s book, but as I noted, the designs correspond extremely well with the surroundings. This does include the buildings, other creatures and structures as well as taking into account atmosphere and lighting. It’s a beautiful looking movie.</p>
<p>The rousing score by John Powell serves the movie very well, especially when combined with the cinematography and choreography of that first flight Hiccup takes on Toothless. It’s no slouch when the action itself kicks in either. The directors handle the action extremely well, putting everything in context with the environment so you never feel like it’s just chaos at play. The characters are engaging and nicely formed with proper motivations. There wasn’t one among them that I found annoying, or one that was put in just for laughs. Another benefit to the movie is that the credits were held to the end. Aside from perhaps Gerard Butler’s voice, it was a bit of a surprise to learn some of the other cast members.</p>
<p>For the 3D screening, there was some typical effects to play with the 3D where an object comes at the screen, but the environment effects do come alive very well and there is some remarkable depth to the images. The occasional bit of trickery do make way for some magnificent visual, again especially during the action and flying scenes. The characters do not appear to be flat images within a three dimensional space as one might expect of illustrated images such as viewed through a ViewMaster. I would be curious enough to check out what the normal 2D version of the movie would look like and I do intend to watch this again. It would be safe to say at this point, that this is the best movie I’ve seen in our cinemas so far this year. And it’s just March.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.pakbhanu.com/how-to-train-your-dragon-2010/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Take 3D carpet Saudi</title>
		<link>http://www.pakbhanu.com/take-3d-carpet-saudi/</link>
		<comments>http://www.pakbhanu.com/take-3d-carpet-saudi/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 22 May 2010 02:49:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>bhanu</dc:creator>
				<category><![CDATA[3D]]></category>
		<category><![CDATA[Film]]></category>
		<category><![CDATA[HD]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.pakbhanu.com/?p=483</guid>
		<description><![CDATA[With a trip to the mythical magic carpet, is Saudi-3D stunning visual spectacle of real life in stunning 3D-effects IMAX (R) 3D images that the audience breathing, will be removed.
Premiere at the BFI IMAX in the South Bank London on Monday, 24 Perhaps the presence of His Royal Highness the Prince of Wales, the prosecution [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>With a trip to the mythical magic carpet, is Saudi-3D stunning visual spectacle of real life in stunning 3D-effects IMAX (R) 3D images that the audience breathing, will be removed.</p>
<p>Premiere at the BFI IMAX in the South Bank London on Monday, 24 Perhaps the presence of His Royal Highness the Prince of Wales, the prosecution in the Middle East region, as well as Heads of State and VIP guests of the world of film, music, art and industry. All will see, the first IMAX film about the culture and history of the Arabian Peninsula.</p>
<p>This is a visually extraordinary film takes the viewer on a journey through time to land shrouded in myth and mystery. The film goes through the deserts, ancient monuments, the impressive ruins of a sunken city, the journey is immersed in a caravan of camels through a Bedouin tent, and even appears in the violet hues of the Red Sea slides with silver fish Technicolor coral reefs in all Amazing IMAX 3D mixed. Expert guides show various aspects of everyday life and history for the land of the desert &#8211; Jamjoom Hamza, a passionate young film student who studied in Saudi Arabia in the United States of DePaul University in Chicago. Nima Nawwab Saudi activist, a youth leader, writer, poet and photographer and teacher who has the nickname &#8220;the voices of Arab women.&#8221; Finally, the archaeologist said the Arab leaders, Dr. Al-Talhi Dhaifallah rich history of Arabia, the mysterious Nabatean culture in the golden age of Islam. Visual effects and narrative film takes the viewer on a journey on a journey through 2000 years of history, the history of ancient Arabia, which ends today, with the latest IMAX 3D CGI.<br />
<span id="more-483"></span><br />
Nevertheless, if not spectacular visual effects, the famous names associated with this production. Oscar &#8220;(R) winner Dame Helen Mirren says of the film, directed by Oscar-2 nominee Greg MacGillivray (for the Dolphins and the Living Seas) by MacGillivray Freeman Films and produced and respected author, historian and Middle East expert Robert Lacey worked in as a consultant. Music also has a pedigree to rival Arabian horse, Steve Wood (who has worked with Sting and George Harrison) Music and Yusef Islam (formerly Cat Stevens), their song &#8220;Favorite&#8221; by Youssou N allowed &#8216;Dor, used in the soundtrack of the movie.</p>
<p>Greg MacGillivray, who previously received their cameras Mount Everest and the Grand Canyon said, one reason why you wanted to make a movie. &#8220;I hope that the new portrait of the culture based on strong family ties, education and a deep faith in the movement &#8211; and people are trying to balance staying true to its tradition and valuable find their own way of modern life.&#8221;</p>
<p>3D Arabia is the first major production will be completely removed in Saudi Arabia. The filmmakers gained access to more than 20 locations, including Madain Saleh in the movies in the mosque, and even inMakkah (Mecca) is the largest concentration of people on the planet, the annual Hajj, where three million Muslims gathered for their faith to confirm. This film will be an unprecedented journey into Arabia, the world that life is really something that shows very own kingdom.</p>
<p>Robert Lacey, author, journalist and historian, who lived and worked in Arabia as a consultant for the film, sums up eloquently. &#8220;This is a very unusual color and texture Arabia, surrounded by history has caused, but at the same time, by the palpable sense of change. 3D justice, especially because it is a feeling of great landscape picture with a nice knock-out of the proud culture, both in its intellectual and practical roots .</p>
<p>But perhaps the young director Hamzah Jamjoom explains the combination of modern technology of film and ancient Arab culture and what he feels, what it means for the future. &#8220;I think Arabia in a new golden age with the younger generation of scientists and thinkers, innovative, will fulfill its potential Arabia. I hope that this film will continue to act as a catalyst for the debate, more knowledge and understanding.&#8221; </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.pakbhanu.com/take-3d-carpet-saudi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Behind The Special Effect Transformers 2</title>
		<link>http://www.pakbhanu.com/behind-the-special-effect-transformers-2/</link>
		<comments>http://www.pakbhanu.com/behind-the-special-effect-transformers-2/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 23 Jul 2009 03:01:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>bhanu</dc:creator>
				<category><![CDATA[3D]]></category>
		<category><![CDATA[Video]]></category>
		<category><![CDATA[Film]]></category>
		<category><![CDATA[Transformer]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.pakbhanu.com/?p=418</guid>
		<description><![CDATA[Adegan CGI 2 Detik Transformers 2 Diselesaikan dalam 3 Bulan.
Perusahaan visual effect ternama Digital Domain, pemenang special efek Oscar lewat film Benjamin Button dipercaya Michael Bay menggarap 5 adegan CGI dalam Transformers 2 : Transformasi karakter Alice, Robot dapur, Wheelie. Soundwave, dan Reed Man (robot kecil yang dikeluarin Ravage untuk mencuri Allsparks). Total ada 130 [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Adegan CGI 2 Detik <strong>Transformers 2</strong> Diselesaikan dalam 3 Bulan.</p>
<p><a rel="nofollow" href="http://www.pakbhanu.com/wp-content/uploads/2009/07/transformasi-karakter-alice.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-419" style="margin: 3px;" title="transformasi-karakter-alice" src="http://www.pakbhanu.com/wp-content/uploads/2009/07/transformasi-karakter-alice-249x300.jpg" alt="" width="174" height="210" /></a>Perusahaan visual effect ternama Digital Domain, pemenang special efek Oscar lewat film Benjamin Button dipercaya Michael Bay menggarap 5 adegan CGI dalam <strong>Transformers 2</strong> : <strong>Transformasi karakter Alice, Robot dapur, Wheelie. Soundwave, dan Reed Man (robot kecil yang dikeluarin Ravage untuk mencuri Allsparks)</strong>. Total ada 130 shots yang dibuat untuk 5 adegan diatas. Beberapa karya special effect Digital Domain sudah tidak diragukan lagi oleh filmmaker Hollywood, mulai dari <strong>Titanic , Jurassic Park, The Fifth Element, The Mask, P1rates 3, Terminator 3, Star Trex</strong> sampai <strong>GI JOE</strong>.<br />
<span id="more-418"></span><br />
Petinggi Digital Domain, Dan Taylor mengaku kesulitan dan kelelahan menggarap adegan transformasi Alice (Isabel Lucas) ke bentuk robot yang terdiri dari 10.000 kepingan kulit. Tapi hanya 50 keping yang bergerak. Belum cukup sampai disitu, untuk mendapatkan hasil yang maksimal, tim DD memerlukan 40 frame wajah Isabel Lucas untuk mendapatkan reaksi yang sempurna sebelum bertransformasi menjadi robot metal.</p>
<p><a rel="nofollow" href="http://www.pakbhanu.com/wp-content/uploads/2009/07/transformasi-karakter-alice1.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-420" title="transformasi-karakter-alice1" src="http://www.pakbhanu.com/wp-content/uploads/2009/07/transformasi-karakter-alice1.jpg" alt="" width="500" height="204" /></a></p>
<p>Thanks For <em>Morphosis</em> for the <a rel="nofollow" href="http://www.kaskus.us/showthread.php?t=2158073" rel="nofollow">nice thread</a>.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.pakbhanu.com/behind-the-special-effect-transformers-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
