<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>pakbhanu.com &#187; Peralatan</title>
	<atom:link href="http://www.pakbhanu.com/tag/peralatan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.pakbhanu.com</link>
	<description>Tempat Belajar &#38; Berbagi Ilmu</description>
	<lastBuildDate>Fri, 27 Aug 2010 06:11:30 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9.2</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<xhtml:meta xmlns:xhtml="http://www.w3.org/1999/xhtml" name="robots" content="noindex" />
		<item>
		<title>Fungsi-fungsi terpenting dalam Kamera</title>
		<link>http://www.pakbhanu.com/fungsi-fungsi-terpenting-dalam-kamera/</link>
		<comments>http://www.pakbhanu.com/fungsi-fungsi-terpenting-dalam-kamera/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 05 Jun 2010 07:15:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>bhanu</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tips]]></category>
		<category><![CDATA[Video]]></category>
		<category><![CDATA[Kamera]]></category>
		<category><![CDATA[Peralatan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.pakbhanu.com/?p=506</guid>
		<description><![CDATA[Semua jenis Kamera Cam Corder memiliki bagian dan fungsi-fungsi yang sama, Disebut Cam Corder karena ia terdiri dari sebuah Kamera dan Recorder atau perekam dalam satu unit yang sama, dan Cam Corder ini menggunakan pita kaset sebagai media magnet penyimpanan gambar dan suara. Kamera Cam Corder mengubah gambar yang dihantarkan oleh lensa kedalam signal elektronik. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a rel="nofollow" href="http://www.pakbhanu.com/wp-content/uploads/2010/06/camcorder.jpeg"><img src="http://www.pakbhanu.com/wp-content/uploads/2010/06/camcorder-300x164.jpg" alt="" title="camcorder" width="300" height="164" class="alignleft size-medium wp-image-507" /></a>Semua jenis Kamera Cam Corder memiliki bagian dan fungsi-fungsi yang sama, Disebut Cam Corder karena ia terdiri dari sebuah Kamera dan Recorder atau perekam dalam satu unit yang sama, dan Cam Corder ini menggunakan pita kaset sebagai media magnet penyimpanan gambar dan suara. Kamera Cam Corder mengubah gambar yang dihantarkan oleh lensa kedalam signal elektronik. </p>
<p>Cara mengoperasikan kamera Jenis Camcorder memang relatif lebih mudah daripada kamera professional, Namun ditangan seorang ahli, hasil kamera Camcorder bisa bernilai tinggi. Berikut ini adalah bagian &#8211; bagian kamera yang penting untuk diketahui.<br />
<span id="more-506"></span><br />
Lensa<br />
Lensa menentukan apa yang dilihat oleh kamera Sesuai jenis lensa dan pada saat seorang operator kamera memainkan lingkaran Zoom dan Focus.</p>
<p>Lingkaran Focus<br />
Fungsinya adalah mengatur ketajaman dan kejelasan dari gambar. Ketika gambar keluar dari Focus ataupun sesuai dengan keinginan operator.</p>
<p>Lingkaran Control Zoom<br />
Dengan Lingkaran (ring) ini Kita bisa memilih seberapa besar sebuah obyek bisa dilihat. Hal ini juga dapat diperoleh dari fasilitas tombol Left dan Right dari Auto Control Zoom yang terletak diatas badan kamera disesuaikan dengan jangkauan jari.<br />
Lingkaran Zoom lebih sering digunakan untuk menyesuaikan ukuran gambar ketimbang untuk merekam gerakan gambar sebenarnya.</p>
<p>Fungsi dari Lingkaran Iris atau disebut juga diafragma ini digunakan untuk mengatur banyaknya cahaya yang masuk kedalam lensa kamera, bila terlalu banyak cahaya yang masuk kedalam lensa, maka gambar akan terbakar. Iris ini harus ditutup atau dibuka sedikit sampai gambar tampak alamiah.</p>
<p>View Finder<br />
Adalah sebuah jendela gambar, semacam tivi kecil yang memperlihatkan obyek yang sedang dibidik dan direkam, jendela gambar ini juga memberikan informasi tambahan lainnya bagi Kamerawan sebagai contoh menampilkan setting kamera pada saat itu dan juga informasi mengenai berapa menit lagi pita kaset yang tersisa, termasuk informasi yang penting mengenai posisi nyala atau signal kamera sedang merekam.</p>
<p>Selain Diafragma atau Iris yang menentukan Dimensi dari gambar yang dihasilkan adalah Fungsi untuk membuat keseimbangan cerah putih. Proses ini memberitahukan kepada kamera apa warna putih cerah itu, karena warna putih berubah disituasi pencahayaan yang berbeda, namun biasanya dalam Handycam yang terbatas fasilitas manual, warna cerah putih telah diset secara auto.<br />
Sesuai dengan penyebutannya “Cerah Putih” atau White Balance, kamera akan menangkap warna putih yang sebenarnya dengan bantuan berupa obyek putih atau kertas putih yang memungkinkan kamera beradaptasi pada keadaan saat itu, itulah mengapa biasanya seorang kamerawan setiap kali berpindah lokasi selalu menghadapkan sebuah obyek putih didepan lensa kamera, sehingga kamera dapat mengingat seberapa besar cerah putih pada kondisi cahaya saat itu.</p>
<p>Rangkuman<br />
1.	Apapun Jenis Kamera yang Anda gunakan, Anda akan menemukan bagian dan Fungsi-fungsi utama yang sama.<br />
2.	Lensa Kamera menentukan apa yang dilihat oleh Kamera<br />
3.	Bila Gambar tidak jelas atau gambar tidak Fokus, ini disebut “Out of Focus”<br />
4.	Fungsi Utama dari Zoom adalah untuk menyesuaikan ukuran gambar yang akan direkam, bukan untuk menampilkan ukuran yang sebenarnya.<br />
5.	Bila bukaan cahaya terlalu lebar maka gambar akan terbakar.<br />
6.	Keseimbangan Cerah Putih, menunjukkan kepada Kamera apa itu Putih.<br />
7.	Bila Warna gambar dari sebuah Obyek ternyata tidak sama dengan yang terlihat oleh mata telanjang, ini berarti Cerah Putihnya tidak alamiah atau belum sesuai.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.pakbhanu.com/fungsi-fungsi-terpenting-dalam-kamera/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Setting Internet Nokia 3105</title>
		<link>http://www.pakbhanu.com/setting-internet-nokia-3105/</link>
		<comments>http://www.pakbhanu.com/setting-internet-nokia-3105/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 30 Oct 2008 09:32:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>bhanu</dc:creator>
				<category><![CDATA[Others]]></category>
		<category><![CDATA[Tips]]></category>
		<category><![CDATA[Tools]]></category>
		<category><![CDATA[Handphone]]></category>
		<category><![CDATA[Internet]]></category>
		<category><![CDATA[Nokia]]></category>
		<category><![CDATA[Peralatan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.pakbhanu.com/?p=129</guid>
		<description><![CDATA[Setting Internet khusus Nokia 3105 dengan kartu Starone
Alat dan bahan yg dibutuhkan
- Nokia 3105 + Charge
- Kabel data dku5 / CA-42 (Rp.350.000an Original, Rp. 35.000an yg Bajakan )
- Petunjuk ini
Pre Install : Aktifkan Akses Internet dari operator. Caranya: ketik NET. Kirim ke 799 (biaya. Rp. 5500)
Setelah di aktifkan oleh Starone, pilih Volume base atau Time [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a rel="nofollow" href="http://www.pakbhanu.com/wp-content/uploads/2008/10/3105_.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-134" title="3105_Nokia Handset" src="http://www.pakbhanu.com/wp-content/uploads/2008/10/3105_.jpg" alt="" width="300" height="300" /></a>Setting Internet khusus Nokia 3105 dengan kartu Starone</p>
<p>Alat dan bahan yg dibutuhkan<br />
- Nokia 3105 + Charge<br />
- Kabel data dku5 / CA-42 (Rp.350.000an Original, Rp. 35.000an yg Bajakan )<br />
- Petunjuk ini</p>
<p>Pre Install : Aktifkan Akses Internet dari operator. Caranya: ketik NET. Kirim ke 799 (biaya. Rp. 5500)<br />
Setelah di aktifkan oleh Starone, pilih Volume base atau Time base *:<br />
Caranya: ketik REG TIME atau REG VOL, kirim ke 799 (Rp. 500/sms)<br />
Anda dapat merubah ke Volume base atau Time base sewaktu-waktu, asalkan ada pulsa min. 5500.<br />
<span id="more-129"></span><br />
A. Instalasi Kabel Data<br />
1. Colokkan USB kabel data ke Komp.<br />
2. Muncul tulisan Found new Hardware (Jika belum muncul, Colokkan USB ke port yang lain)<br />
Jika setelah di coba beberapa kali tidak muncul, segera tukar kabel data dengan  yang baru.<br />
3. Cari drivernya di folder Win 2K_XP. Biasanya sytem akan minta file ser2pl.inf<br />
4. Instalasi kabel Suksess.</p>
<p>B. Cari Port<br />
Setelah langkah A selesai, cek kesuksesannya dengan cara:<br />
1. Buka windows Exporer, klik kanan di my computer.<br />
pilih Properties &#8211; Hardware &#8211; Device Manager &#8211; lihat Port(com &amp; lpt)<br />
2. Terdapat tulisan Nokia CA-42 USB (Com X)  &#8212;&gt; X = berbeda di tiap komputer</p>
<p>C. Instalasi Modem (HP)<br />
Beberapa Komputer memerlukan restart windows sebelum langkah dibawah ini.<br />
Lakukan saja&#8230; gak ada salahnya koq&#8230;<br />
1. Sambungkan HP ke kabel data (jangan sampai terbalik, tanda panah berada di atas)<br />
Proses ini dapat dilakukan saat komputer mati maupun hidup.<br />
2. Klik Start menu &#8211; Control Panel &#8211; Phone &amp; Modem Option<br />
Jika terdapat form isian, isilah sesuka hati anda.<br />
3. di tab Modems, klik Add..<br />
Check di dont detect my modem, lalu next<br />
klik Have disk, lalu browse (cari file nmpCDMA1xRTT.inf atau nmpCDMA2000_1x.inf )<br />
Beberapa komputer akan menampilkan pesan penting. klik Continue Anyway<br />
Pilih port Com X yang sudah didapat di langkah B<br />
4. Instalasi modem Selesai.</p>
<p>Sekarang tinggal ikuti langkah untuk meng-Onlinekan diri. Buka file Setting Internet Starone.pdf</p>
<p>* Informasi tarif dan layanan Starone bisa di baca di : Layanan Internet Starone.txt</p>
<p>Selamat Mencoba&#8230;&#8230;<br />
Jika berhasil, kirim e-mail ke: bhanusrinugraha@yahoo.com (dilengkapi bukti transfer he.. he&#8230; he..just Kidding) Jika Gagal, Ulangi dari awal..</p>
<p>Semua langkah, petunjuk, dan driver boleh anda miliki dengan <span style="text-decoration: line-through;">mengirimkan e-mail ke saya</span> men-<a rel="nofollow" href="http://www.ziddu.com/downloadlink/2741098/SettingInternetStaroneN3015.rar">Download disini</a>. (Gratis Koq!)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.pakbhanu.com/setting-internet-nokia-3105/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>(Masih) Belajar Kamera HDV-Z1</title>
		<link>http://www.pakbhanu.com/masih-belajar-kamera-hdv-z1/</link>
		<comments>http://www.pakbhanu.com/masih-belajar-kamera-hdv-z1/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 23 Oct 2008 08:50:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>bhanu</dc:creator>
				<category><![CDATA[Video]]></category>
		<category><![CDATA[Audio]]></category>
		<category><![CDATA[HD]]></category>
		<category><![CDATA[Kaset]]></category>
		<category><![CDATA[Peralatan]]></category>
		<category><![CDATA[Perawatan Kamera]]></category>
		<category><![CDATA[Review]]></category>
		<category><![CDATA[Sony]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pakbhanu.com/?p=9</guid>
		<description><![CDATA[



Belajar Kamera Video Sejak Bayi



Updated: Gejala Error seperti Insert Cleaning Cassete di HDV Z1 mulai muncul. Terutama pada penggunaan di awal shoot. Maka solusinya adalah menghangatkan kamera dengan cara di peluk.. (?) Jangan dikira langsung bisa berhasil, ada kalanya cara ekstrem harus dilakukan dan biasanya berhasil. Scratch Audio akan muncul, solusinya, Jangan pernah menggunakan kaset [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="mceTemp">
<dl id="attachment_10" class="wp-caption alignleft" style="width: 310px;">
<dt class="wp-caption-dt">
<div style="text-align: auto;"><a rel="nofollow" rel="attachment wp-att-10" href="http://www.pakbhanu.com/2008/10/masih-belajar-kamera-hdv-z1/belajar-hdv/"><img class="size-medium wp-image-10" title="belajar-hdv" src="http://pakbhanu.com/wp-content/uploads/2008/10/belajar-hdv-300x249.jpg" alt="Belajar Kamera Video Sejak Bayi" width="300" height="249" /></a></div>
<p><span style="line-height: 17px;">Belajar Kamera Video Sejak Bayi</span></p>
</dt>
</dl>
</div>
<p>Updated: Gejala Error seperti Insert Cleaning Cassete di <strong>HDV Z1</strong> mulai muncul. Terutama pada penggunaan di awal shoot. Maka solusinya adalah menghangatkan kamera dengan cara di peluk.. (?) Jangan dikira langsung bisa berhasil, ada kalanya cara ekstrem harus dilakukan dan biasanya berhasil. Scratch Audio akan muncul, solusinya, Jangan pernah menggunakan kaset lebih dari 1 kali!</p>
<p>Posting Lama: by <a rel="nofollow" href="http://www.pakbhanu.com">bhanu</a> on November 29, 2007</p>
<p class="MsoNormal"><span><strong>Pak Bhanu <img class="wp-smiley" src="http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif" alt=":)" /> </strong><br />
Untuk endurance dan stamina Sony memang jagonya. Namun dari beberapa kamera yg pernah saya pakai, mulai handycam tipe DCR terus meningkat ke <strong>VX2000</strong> lalu ke <strong>PD-170</strong>, audio tetap menjadi momok yang menakutkan bagi saya. Beberapa kali hasil shooting menghasilkan audio yang terputus-putus, padahal gambarnya normal-normal saja.<span id="more-9"></span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span>Suatu saat HDV yang banyak dipakai akhir-akhir ini akan mengalami gejala yang sama dengan pendahulunya, yaitu cuma diambil gambarnya sebagai insert saja. (–bsn)</span></p>
<p class="MsoNormal"><strong><span>Naratama (VOA)</span></strong></p>
<p class="MsoNormal"><span>Teknologi Digital semakin membumi. Dan ini terwujud di Kamera <strong>Sony HDV 1080i</strong>, walaupun masih sekelas mini DV Cam namun “depth of field” dari kekuatan lensa 20X Optical Zoom sangat canggih, apalagi didukung dengan color viewfinder 16:9 membuat komposisi Shot bergaya sinematik menjadi lebih mudah. Hanya saja kelemahan Camcoder Sony selalu ada di Audio, yang menurut saya sih, digital quantize noise nya kurang bersih.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span>Kelemahan <strong>Sony PD 170</strong> dan 150 sama dengan Sony HDV 1080i yaitu Audio (masih lebih bagus teknologinya Panasonic kali ya?)… Kamera yang sedang saya gunakan Sony HDV 1080i kebetulan sudah applicable dengan Canon, tapi tetap noisenya cukup tinggi padahal remote volumenya sudah manual baik untuk Channel 1 maupun Channel 2. Kalau soal gambar, HDV cukup bagus karena teknologi 1080i yang mempunyai lines monitor diatas 1000 garis. Ini lebih bagus dari Video Mini DV yang resolusi gambarnya terbatas (612 lines). </span><br />
<span>Namun, apapun yang terjadi HDV tidak akan mampu menyaingi HD. HDV hanya mempunyai “images” sekelas HD tapi proses recordingnya masih ditingkat mini DV dengan maksimal . Makannya, shot gambar Jelajah sangat indah dan stable. HDV Z-1 cukup bagus, dan kalau dibandingkan dengan DVCam Panasonic mungkin bisa AG-DVX 100B. Biasanya Panasonic lebih home usable lah…<br />
Nah karena image HDV hampir sekelas HD, maka lensa menjadi sangat sensitif terutama bila menggunakan auto. Jadi, pengalaman saya sih, kalau syuting indoor perhatikan juga arah cahaya. Kalau syuting didalam rumah dengan jendela terbuka dengan sinar cahaya matahari maka sebaiknya kita memperhatikan lampu2x yang nyala. Auto pada Kamera Digital memang lambat meng”adjust” dari daylight ke tungsten. Syuting HDV paling bagus kalau kita pake lighting. Minimal buat key light dan back light. Pasti gambarnya bisa bagus, mirip di film2x deh… hehehe…. makannya, saya pikir HDV ini mungkin kurang cocok buat news atau sport. Lebih bagus buat bikin film indie atau shot2x yang cinelook, apalagi LCD viewfinder nya saja sudah 16:9… setuju nggak?</span></p>
<p class="MsoNormal"><span><br />
<strong>Selo Ruwandanu (Trans TV)</strong><br />
Sepertinya sudah 2 tahunan beberapa program di trans memakai sony HDV. Program Jelajah misalnya. untuk jenis HDV1080i, yang dalam aplikasi produknya berupa FX1, memang audio menjadi masalah serius. Bukan persoalan noise lagi yang menjadi masalah, tapi standar di sini (baca: trans) banyak memakai sambungan canon (itu lho sambungan kabel audio dengan 3 lobang). sementara FX1 masih mengadopsi audio handycam yang memakai single audio. Kalaupun mau buat stereo, maka harus ada adaptor audio khusus yang susah banget nyarinya di sini. makanya jenis terbaru seperti HDV Z-1 lebih aplicable untuk dipakai sekarang. Selain audionya lebih banyak aplikasinya.<br />
Kalau untuk sulitnya penggunaan indoor, sebenarnya HDV ini punya karateristik visual yang lebih alami dibanding pendahulunya seperti jenis PD dan DVcam. HDV tidak akan memaksakan kecerahan visual sehingga munculnya coral seperti PD170 atau 150. Jadi, kalau tempat lokasi kita underexposure, ya kasih lampu doong.. begitu kira2 pesan yang saya tangkap dari HDV ini.</span></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.pakbhanu.com/masih-belajar-kamera-hdv-z1/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kamera Sejuta Umat Panasonic MD 10000</title>
		<link>http://www.pakbhanu.com/kamera-sejuta-umat-panasonic-md-10000/</link>
		<comments>http://www.pakbhanu.com/kamera-sejuta-umat-panasonic-md-10000/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 23 Oct 2008 08:16:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>bhanu</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tools]]></category>
		<category><![CDATA[Video]]></category>
		<category><![CDATA[Kamera]]></category>
		<category><![CDATA[MD-10000]]></category>
		<category><![CDATA[Modul]]></category>
		<category><![CDATA[Panasonic]]></category>
		<category><![CDATA[Peralatan]]></category>
		<category><![CDATA[Tutorial]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pakbhanu.com/?p=3</guid>
		<description><![CDATA[Ini dia modul tutorial MD 10000.. Tutorial ini saya buat menyusul banyaknya permintaan dari teman-teman mahasiswa, baik untuk praktikum maupun tugas kuliah. Panasonic MD 10000 ini sangat mudah digunakan, dengan style kamera professional dan dimiliki hampir semua LSM di Indonesia. Kamera Jenis Lain menyusul&#8230;
Panasonic MD 10000 Spesifikasi : + 3CCD Camera System + Crystal Engine [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ini dia modul tutorial MD 10000.. Tutorial ini saya buat menyusul banyaknya permintaan dari teman-teman mahasiswa, baik untuk praktikum maupun tugas kuliah. Panasonic MD 10000 ini sangat mudah digunakan, dengan style kamera professional dan dimiliki hampir semua <a rel="nofollow" href="http://www.pakbhanu.com/2007/09/mendirikan-lsm/">LSM</a> di Indonesia. Kamera Jenis Lain menyusul&#8230;</p>
<div class="wp-caption alignright" style="width: 160px"><a rel="nofollow" href="http://www.pakbhanu.com/wp-content/uploads/2007/09/67230nv-md10000.jpg"><img title="MD 10000" src="http://www.pakbhanu.com/wp-content/uploads/2007/09/67230nv-md10000.jpg" alt="Panasonic MD 10000" width="150" height="150" /></a><p class="wp-caption-text">Panasonic MD 10000</p></div>
<p>Panasonic MD 10000 Spesifikasi : + 3CCD Camera System + Crystal Engine + Shoulder-Type Design + One Touch Navigation + Manual Focus Ring + 0 lux colour night view + 10x optical zoom + 500x digital zoom + Super image stabilizer + DV IN/OUT Terminal + 5-mode programme AE: sports, portrait, low light, spot light, and surf &amp; snow + SP/LP recording + Back light compensation + Cinema mode (16:9 aspect ratio) + Infra-red remote controller. <span id="more-3"></span>Modul ini telah saya terjemahkan secara bebas dari buku manualnya. Silakan di download sepuasnya, semoga bermanfaat.</p>
<p><strong><a rel="nofollow" href="http://freesoftarchives.blogspot.com/2010/08/panasonic-md-10000-spesification.html">Download dari sini</a></strong>.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.pakbhanu.com/kamera-sejuta-umat-panasonic-md-10000/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
