Tips Pemasangan Kamera CCTV

CCTV

CCTV

Tulisan berikut ini akan mengulas Tips pemasangan kamera CCTV. Seperti yang sudah anda ketahui, sekarang ini hampir semua perkantoran, toko dan gedung memiliki kamera tersembunyi atau Close Circuit Television (CCTV). Tapi, sudahkan pemasangannya dapat mengamankan gedung tersebut? Atau Justru CCTV-nya yang digondol maling…

A. Daya kamera

1. Gunakan pengatur pasokan daya dalam toleransi 5% dari kebutuhan tegangan.

2. Pastikan sekurang-kurangnya 40% cadangan listrik untuk mencegah terlalu panas dan kerugian tegangan.

3. Menggunakan kabel listrik yang sesuai tebalnya

4. Waspadai kehilangan tegangan karena terlalu jauh dari sumber tegangan

5. Waspadai polaritasnya saat menghubungkan power supply ke kamera

6. Pastikan pendinginan atau ventilasi untuk pasokan daya

7. Hindari pengoperasian CCTV dengan peralatan yang sama di satu sirkuit seperti daya lift, kompresor, generator atau motor besar.

B. Kabel

1. Hindari jalur paralel dengan video kabel daya AC.

2. RG59U Co-Ax jaraknya tidak boleh melebihi 200m untuk warna dan 300 m untuk B / W

3. Hindari benda tajam di sekitar kabel

4. Hindari menggunakan kabel BNC barel

5. Hindari Memperketat kabel ikatan

6. Pastikan menggunakan secara benar-co-ax kawat stripping dan alat crimping

7. Pastikan konektor BNC ter crimped dengan benar

8. Gunakan Karet BNC Boots setelah crimping untuk melindungi daerah crimped dan bungkus sekelilingnya

9. Tandai label atau kamera dan kabel data sinyal

10. Jalur kabel harus kedap air

11. Pasang Anti petir di wilayah rawan petir

C. Kamera Instalasi

1. Uji semua peralatan sebelum instalasi. Sebab peralatan dapat diganti sebelum dipasang secara fix.

2. Pastikan mount kurung benar-benar tertutup untuk mencegah kondensasi dalam rumah kamera.

3. Gunakan AMDAL nilai RS232/422/485 atau kabel CAT-5 untuk kecepatan kubah atau PTZ komunikasi.

4. Pastikan cukup ruang untuk kamera, lensa dan konektor ketika memilih rumah kamera.

5. Hindari sinar matahari langsung pada peralatan karena dapat mempengaruhi suhu dari peralatan.

6. Posisi kamera hindarkan dari jangkauan Vandal atau tangan jail.

7. Gunakan dudukan yang kokoh untuk menghindari getaran karena angin atau dihinggapi hewan terbang.

8. Dudukan boleh ditempatkan di dalam kamera, atau pada rumah kamera

9. Hindari memasang kamera terlalu tinggi di atas subjek sehingga hanya mendapat gambar rambut saja

10. Pastikan kamera dudukan bermekanis aman untuk menghindari getaran pada kamera foto

11. Sebelum menghubungkan daya, pastikan pasokan adalah 12VDC telah diatur.

D. VCR

1. Pertimbangkan menggunakan VCR Analog dengan alasan biaya

2. Biasakan Check Perekam Anda, untuk menjaga keawetan dan kualitas rekaman.

3. Gunakan hanya merek kaset berkualitas tinggi

4. Ganti kaset setelah digunakan 12 kali.

5. Pastikan media perekam tersebut tersembunyi untuk menghindari perampokan

6. Sebelum menjadikan pita video untuk bukti, buat salinan dan periksa copiannya. Ini menjamin kualitas asli yang diawetkan.

E. transmisi nirkabel video

1. Untuk menggunakan di luar ruangan, penerima harus saling berhadapan.

2. Apapun bisa menjadi-sumber gangguan, yaitu overhead powerlines, jaringan LAN nirkabel, transformer, pemancar atau lain lain menghasilkan daya sistem di dekat

pemancar atau penerima.

3. Hindari pohon-pohon di jalur transmisi, seperti tunas cabang buah dapat menimbulkan gangguan.

4. Memastikan antara deretan penerima.

5. Waspadai kilat. Pemancar seringkali ditempatkan pada tinggi masts / atap, yang membuat mereka rentan terhadap petir.

6. Cuaca buruk seperti hujan dan kabut berat dapat mempengaruhi transmisi.

F. Perekam video digital

1. Dianjurkan untuk menyambung Anda DVR dan kamera ke uninterruptable PSU (UPS)

2. Pastikan 1Vp-p video tingkat input dari kamera (tidak lebih rendah atau lebih tinggi)

3. Matikan kamera AGC

4. Pastikan DVR berada di tempat tersembunyi bila sewaktu-waktu ada perampokan

5. Hindari Win98/ME sebagai sistem operasi, Win2k adalah yang paling stabil untuk PC berbasis DVR

6. Untuk PC berbasis DVR, HDD rutin defragmentation dianjurkan jika DVR digunakan menggunakan aplikasi lainnya. (Tidak perlu jika PC didedikasikan untuk DVR.)

7. Pastikan cukup RAM sehingga rekaman tidak terputus.

8. Rekaman harus berbeda drive dengani sistem operasi dan perangkat lunak rekaman.

You can leave a response, or trackback from your own site.

5 Responses to “Tips Pemasangan Kamera CCTV”

  1. yuni says:

    permisi pak banu,,,boleh copy-paste g? boleh y pak,buat belajar. biar bisa kayak pak banu gitu…

  2. bhanu says:

    copy-paste boleh saja… yang penting menyebutkan sumbernya.

  3. [...] Commentsbhanu: Beli kamera dengan budget 20jt-30jt, anda bisa pun…bhanu: copy-paste boleh saja… yang penting menyebutkan …bhanu: ^ ^ Caranya gampang koq… Langsung aja ke TKP….yuni: hffuuhhh…. rumit juga ya pak. musti [...]

  4. [...] posting saya sebelumnya tentang Tips Pemasangan Kamera CCTV ternyata memperoleh hits tertinggi web ini. Bisa di lihat di sidebar kanan ini dengan jumlah 2rb-an [...]

  5. simahir says:

    Thanks atas postingannya, Mas..

Leave a Reply